Minggu-minggu ini jakarta di guyur hujan yang terus menerus di tambah laut pasang, mengakibatkan jakarta terapung terutama wilayah utara. Karena saya kerja di utara di sebuah sekolah kejuruan pinggir pantai yang berdekatan dengan aktifitas nelayan dan pembelahan kapal-kapal besar.
Dengan adanya musim hujan pada hari senin, selasa sampai sekarang kamis 15 januari 2009 hawanya males mau berangkat ngajar, tetapi karena sudah menjadi tugas walaupun banjir dan macet yang luar biasa karena jembatan marunda ambruk sehingga arus kontainer yang tadinya melewati jembatan itu, akhirnya muter lewat jalur alternatif. Padahal jalur tersebut digunakan oleh mobil dan angkot untuk menghantarkan siswa ke maupun pulang sekolah. Pada akhirnya siswa khususnya smkn36 banyak yang terlambat.
Walaupun ada aturan baru dari DKI bahwa ada aturan yang mengharuskan siswa masuk sekolah pukul 6.30 WIB, tetapi aturan itu tidak membuat siswa smkn36 kaget karena sudah hampir 2 tahun sekolah kami sudah di mulai. Aturan itu di terapkan ke siswa dengan alasan banyaknya supir angkot yang tidak mau mengangkut anak sekolah kalau berbarengan dengan para pekerja/karyawan. Siswa smkn36 masuk pagi dengan harapan kalau berangkat ke sekolah tidak berbarengan dengan para karyawan yang menggunakan jasa angkot.
sekian dulu….. mau ngajar.